Obligasi

In: Business and Management

Submitted By nanok22
Words 3054
Pages 13
OBLIGASI
Pasar obligasi
Sebagai suatu efek, obligasi bersifat dapat diperdagangkan.
Ada dua jenis pasar obligasi yaitu:
1. Pasar Primer Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi saat mulai diterbitkan. Salah satu persyaratan ketentuan Pasar Modal, obligasi harus dicatatkan di bursa efekuntuk dapat ditawarkan kepada masyarakat, dalam hal ini lazimnya adalah di Bursa Efek Surabaya (BES) sekarang Bursa Efek Indonesia (BEI).
2. Pasar Sekunder Merupakan tempat diperdagangkannya obligasi setelah diterbitkan dan tercarat di BES, perdagangan obligasi akan dilakukan di Pasar Sekunder. Pada saat ini, perdagangan akan dilakukan secara Over the Counter (OTC). Artinya, tidak ada tempat perdagangan secara fisik. Pemegang obligasi serta pihak yang ingin membelinya akan berinteraksi dengan bantuan perangkat elektronik seperti email, online trading, atau telepon.
Menghitung Obligasi
Obligasi yang bernilai nominal Rp 10 juta dengan tarif kupon 14% setahun. Kupon dibayarkan setiap 6 bulan. Obligasi tersebut akan jatuh tempo dalam waktu 7 tahun dan memiliki YTM 16%. Hitunglah harga obligasinya.
1 tahun = 2 periode pembayaran kupon, sehingga t = 7 tahun x 2 periode / tahun = 14 periode
R per periode = 14% /2 = 7% per periode ( 1 periode = 1 semester)
YTM per periode = 16%/2 = 8% per periode.
Kupon per periode = 7% x Rp 10 juta = Rp 700.000
PVIFa = [1 – (1+8%)^(-14)] / 8% = 8,244236983
PVIF = (1+8%) ^ (-14) = 0,340461041
Harga Obligasi (B) = Rp 700.000 x 8,244236983 + Rp 10.000.000 x 0,340461041 = Rp 9.175.576,30

Menghitung Nilai Obligasi dan Perubahan Suku Bunga
Harga Obligasi (Bond Value) = Nilai Sekarang Kupon + Nilai Sekarang dari Nilai Nominal
Nilai Sekarang Kupon = Nilai Sekarang Anuitas dari Kupon
Pada saat tingkat suku bunga naik, nilai sekarang akan turun demikian juga dengan nilai obligasi yang akan turun bila tingkat suku bunga naik dan sebaliknya.…...

Similar Documents

Apa Aja Boleh

...bisnis penyediaan peringkat menggambarkan kelayakan obligasi korporasi. Rating terbaik yang diberikan oleh Moody adalah Aaa. Obligasi dengan rating ini dianggap hampir tidak memiliki kesempatan default. Peringkat terbaik berikutnya adalah Aa. Setelah itu datang A, Baa, Ba, B, Caa, Ca, dan C. Hanya obligasi dengan peringkat Baa atau di atas dianggap investment grade. The S & P dan Fitch peringkat sesuai dengan Moody Aaa, Aa, A, Baa, Ba, B, Caa, Ca, dan C adalah AAA, AA, A, BBB, BB, B, CCC, CC, dan C masing-masing. Untuk membuat halus tindakan rating, Moody membagi kategori rating Aa ke dalam Aa1, Aa2, dan Aa3, yang A kategori ke A1, A2, dan A3, dan sebagainya. Demikian pula, S & P dan Fitch membagi AA mereka kategori rating ke AA þ, AA, dan AA _, mereka Sebuah kategori rating ke þ A, A, dan A _, dan sebagainya. Kategori Aaa Moody dan AAA kategori S & P / Fitch tidak dibagi, atau biasanya dua kategori nilai terendah. PROBABILITAS DEFAULT SEJARAH Tabel 23.1 khas dari data yang dihasilkan oleh lembaga pemeringkat. Ini menunjukkan default Pengalaman selama periode 20-tahun obligasi yang memiliki rating tertentu di awal periode. Misalnya, ikatan dengan rating kredit Baa memiliki 0.176% kemungkinan default pada akhir tahun pertama, kesempatan 0,494% dari default pada akhir tahun kedua, dan seterusnya. Kemungkinan obligasi default selama tahun tertentu dapat dihitung dari meja. Misalnya, probabilitas bahwa obligasi awalnya dinilai Baa akan default selama tahun kedua...

Words: 8082 - Pages: 33

Yield Obligasi

...Jurnal Mitra Ekonomi dan Manajemen Bisnis, Vol.1, No. 2, Oktober 2010, 163-175 ISSN 2087-1090 Memprediksi Tingkat Obligasi Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Luky Susilowati1 dan Sumarto2 Fakultas Ekonomi, UPN “Veteran” Jatim 2Pascasarjana Magister Manajemen UPN “Veteran” Jatim Email: susilowati_luky@yahoo.com, sumarto_bg@yahoo.com 1Progdi Manajemen Abstract: All investor that will invest in capital market shall own the investment planning which effective started from existence of attention to balance of risk and result to be obtained. One of way of to see the risk in obligation attend to obligation grade of the company which have been publicized by institute which giving the grade of national share like PT. PEFINDO.This research aim to analyze the Profitability, Liquidity And Size Company influence as well as analyzing the difference of the Obligation time (Maturity) to predict obligation grade in the future at manufacturing business enlisted in BEI. Data used is secondary data by using sample as much 11 manufacturing business which enlist in BEI in period 2002 – 2006. To fulfill research target, hypothesis tested with the analysis of regression Logistics. From wald test that from fourth of the independent variable, only one variable which significant with significant value 0,05 that is Liquidity. While other independent variable do not significant. Key works: Obligation grade, profitability, liquidity, size, maturity. PENDAHULUAN Perusahaan yang......

Words: 4939 - Pages: 20

Audit Kontigensi

...1.0 PENGENALAN IAS 37 iaitu Peruntukan, Liabiliti Kontingen dan Aset Kontingen, telah menetapkan perakaunan dan pendedehan bagi semua peruntukan, liabiliti kontingen dan aset kontingen, kecuali: i. Sesuatu yang timbul daripada instrument kewangan yang dinilai pada nilai saksama ii. Sesuatu yang timbul daripada pelaksanaan kontrak, kecuali untuk kontrak membebankan (onerous). Pelaksanaan kontrak adalah kontrak yang mana pihak-pihak terlibat telah menjalankan obligasi mereka sama ada satu pihak sahaja mahupun kedua-dua pihak pada tahap yang sama. iii. Sesuatu yang timbul dalam entiti insurans daripada kontrak dengan pemegang polisi iv. Sesuatu yang telah diliputi oleh standard lain. Dalam tajuk kejadiaan selepas tarikh kunci kira-kira iaitu ketidakpastian dalam laporan kewangan, salah satu topik yang dibincangkan ialah kontingensi. Di Malaysia MFRS 137 Peruntukan, Liabiliti Kontingen dan Aset Kontingen merupakan standard pelaporan kewangan yang digunakan untuk sebarang peruntukan, aset kontingen dan liabililiti kontingen. Objektif MFRS 137 ialah untuk memastikan bahawa kriteria pengiktirafan dan asas pengukuran yang sesuai telah digunakan kepada peruntukan, liabilti kontingen dan aset kontingen serta maklumat yang mencukupi didedahkan dalam nota bagi membolehkan pengguna memahami ciri-ciri, pemasaan dan amaun. MFRS 137 adalah sama dengan IAS 37 seperti yang telah dipinda dan dikeluarkan oleh IASB, temasuklah tarikh efektif dan tarikh pengisuan. Entiti yang......

Words: 3763 - Pages: 16

Aplikasi Kontrol Optimum Dalam Dinamika Makro Ekonomi

...diketahui pertumbuhan variabel makro ekonomi yaitu; modal, shadow value of capital dan obligasi dalam jangka waktu tertentu dan jangka panjang dengan konsumsi barang impor dan konsumsi barang domestik sebagai kontrol. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perubahan tarif barang konsumsi dan barang investasi dalam jangka waktu tertentu dan jangka panjang terhadap kesejahteraan. Dinamika pelaku ekonomi, diantaranya dinamika produsen, dinamika konsumen dan dinamika dari pemerintah sebagai regulator, masing-masing dinamika pelaku ekonomi ditulis dalam bentuk persamaan kontrol optimal. Persamaan kontrol optimal masing-masing dinamika pelaku ekonomi dapat dinyatakan menjadi satu persamaan kontrol optimal. Untuk mengetahui dampak perubahan tarif barang konsumsi dan barang investasi dilakukan simulasi numerik pada persamaan kontrol optimal dalam jangka waktu tertentu dan jangka panjang. Simulasi dengan perubahan tarif yang sama besar sebesar 50% dan 100% serta perubahan tarif barang investasi dengan tarif barang konsumsi tetap dan perubahan tarif barang konsumsi dengan tarif barang investasi tetap. Dari simulasi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu, menunjukkan bahwa dengan menetapkan titik akhir variabel keadaan yaitu modal dan obligasi akan mengakibatkan turunnya kesejahteraan. Dampak dari peningkatan tarif yang sama besar akan mengakibatkan cepatnya modal dan obligasi menuju titik akhir yang ditentukan serta peningkatan shadow value of......

Words: 738 - Pages: 3

Pasar Modal

...Bagaimana Proses dan mekanismenya ? Apa keuntungan dan kerugian yang dapat diperoleh? Bagaimana Mendapatkan Sumber Informasi Pasar Modal? INVESTASI Investasi merupakan suatu bentuk penundaan konsumsi dari masa sekarang untuk masa yang akan datang, yang didalamnya terkandung resiko ketidak pastian, untuk itu dibutuhkan suatu kompensasi atas penundaan tersebut yang biasa dikenal dengan istilah keuntungan dari investasi atau gain. Secara umum Investasi dapat dikategorikan dalam dua Group besar, • • Real Investment, investasi dalam bentuk nyata seperti investasi dalam bentuk properti, investasi komersial, dll. Financial Investment, investasi terhadap produk-produk keuangan seperti investasi dalam bentuk tetap antara lain, deposito dan obligasi ataupun dalam bentuk yang tidak tetap seperti investasi saham atau sejenisnya. Ketertarikan orang dalam berinvestasi tergantung dari dana dan skill yang dimiliki, dalam kesempatan ini kita memfokuskan pada investasi secara tidak langsung atau Financial Investment. INVESTOR Investor adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau panjang. Dalam praktek investasi keuangan dikenal beberapa jenis investor: • • • Hedger, Melakukan investasi biasanya untuk tujuan menjaga aset riil yang dimilikinya. Spekulator, Melakukan investasi untuk tujuan spekulasi atas pergerakan harga yang......

Words: 6701 - Pages: 27

Stock Valuation

...pengembalian yang disyaratkan adalah sebagai berikut : * Obligasi Vb = $140(6.194) + $1000(0.257) Vb = $867.16 + $257 Vb = $1124.16 * Saham Preferen Karena besarnya dividen konstan setiap tahun tanpa tanggal jatuh tempo, maka persamaannya menjadi : Vps = $85.71 * Saham Biasa * Langkah Pertama : Estimasi tingkat pertumbuhan Pendapatan perusahaan ini meningkat dua kali lipat ($4 to $8) dalam sepuluh tahun. Dari tabel berikut, untuk $1 kenaikan mendekati dua kali lipat (1.9672) dalam 10 tahun, dapat dilihat peningkatannya adalah 7%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat pertumbuhan (g) = 7% * Langkah kedua : Menyelesaikan nilainya Jika diasumsikan tingkat pertumbuhan 7% adalah kontan, maka persamaannya menjadi : Vcs = $3.21/)0.13 Vcs = 24.69 2. Nilai Intrinsik Nilai Pasar Obligasi $1124.16 $1200 Saham Preferen $85.71 $80 Saham Biasa $24.69 $25 Dari hasil diatas, dapat dilihat bahwa nilai intrinsik obligasi dan saham biasa lebih rendah dari nilai pasar, sehingga disarankan untuk tidak membeli obligasi dan saham biasa tersebut. Sementara untuk saham preference, nilai intrinsiknya lebih besar dari nilai pasar, sehingga kita dapat membeli saham preferen di pasar sebagai investasi. 3. Berikut Perhitungannya : * Obligasi Vb = $140(5.660) + $1000(0.208) Vb = $792.40 + $208 Vb = $1000 * Kita disarankan untuk tidak membeli obligasi ini karena nilainya dibawah nilai pasar ($1200) ......

Words: 297 - Pages: 2

Business

...sebagai anggota Bursa Efek Surabaya dan tahun 2010 menjadi PT. Pacific 2000 Securities. Bagian I : Pengenalan Instrumen Pasar Modal Ada beberapa macam instrumen dalam pasar modal, diantaranya adalah saham, obligasi, futures, sertifikat danareksa, dan opsi. Berikut penjelasan dari masing-masing instrumen tersebut. Saham adalah tanda penyertaan modal pada Perseroan Terbatas (PT) sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD). Saham yang diperjualbelikan di Bursa Efek terdiri dari : Saham Biasa (Common Stock) dan Saham Preferen (Preffered Stock). Obligasi adalah surat tanda meminjamkan uang yang mempunyai jangka waktu tertentu, biasanya lebih dari 1 tahun. Dengan demikian pada hakikatnya obligasi adalah surat tagihan atas beban tanggungan pihak yang menerbitkan/mengeluarkan obligasi tersebut. Waran/Futures adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga dan jangka waktu tertentu. Sertifikat Danareksa adalah surat berharga yang diterbitkan oleh PT Danareksa (Persero) untuk mewakili efek/surat berharga yang dibeli oleh PT Danareksa sebagai pendukung atau jaminannya. Opsi adalah pasar keuangan yang memperdagangkan hak untuk menentukan pilihan terhadap saham dan obligasi. Setelah mengetahui apa saja instrumen pasar modal, kita juga harus mengetahui bagaimana cara untuk menganalisis pasar modal. Ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu dengan analisis Bottom-Up dan......

Words: 1525 - Pages: 7

Jkmduydtudu

..."go private". Di antara $ 5 miliar leveraged buyout (LBO), perusahaan induk keluarga Thompson dibayar $ 77 per saham untuk dua pertiga dari saham Southland ini. Sisanya sepertiga dari para pemegang saham akan menerima uang tunai dan 100% saham di Southland yang baru. Keluarga Thompson dan orang dalam sekarang memiliki sekitar setengah dari Southland. Southland mengumumkan bahwa akan menjual beberapa toko-toko dan semua usaha non-convenience store untuk mengumpulkan uang untuk pembelian saham dan membayar hampir $ 3 miliar pada hasil obligasi yang diperoleh di LBO. 1.2 Persaingan Memanas dan Bisnis Menderita Berita buruk pertama dan salah satu yang di luar kontrol Southland terjadi pada Oktober 1987 dimana pasar saham jatuh. Ini memiliki dampak serius pada kemampuan Southland untuk meningkatkan hutang junk obligasi, yang menjadi lebih mahal 15% -18% dari tarif kupon setelah jatuhnya pasar saham. Southland membutuhkan hasil dari junk obligasi untuk membayar kembali hutang jangka pendek untuk pembelian mayoritas pemegang saham. Laporan pendapatan Southland mengikuti LBO yang monoton yang terus berada dalam keadaan yang buruk. Meskipun laba operasi positif, pemegang saham menghadapi kerugian besar setelah pembayaran bunga yang dikurangi. Secara keseluruhan pendapatan menurun sebagai bagian besar perusahaan yang didivestasi. Perusahaan menerapkan langkah-langkah pemotongan biaya yang ketat, termasuk mengurangi pengeluaran internal pada produk Liew dan mengeliminasi......

Words: 3890 - Pages: 16

Audiensi Konsumen

...of Corp. Action (Rp) Outstanding Value (Rp) 1. Obligasi Bank BTPN I Tahun 2009 Seri A 08-Oct-12 Mature (350,000,000,000) - 2. Obligasi Bank Panin III Tahun 2009 11-Oct-12 Buyback (15,000,000,000) 800,000,000,000 411,103,186,417 3. Efek Beragun Aset Danareksa BTN 01 - KPR Kelas A 29-Oct-12 Amortization (38,846,159,517) 4. Obligasi Adira Dinamika Multi Finance IV Tahun 2010 Seri B 29-Oct-12 Mature (238,000,000,000) - 5. Obligasi Indah Kiat I Tahun 1999 Seri B 30-Oct-12 Amortization (30,941,131,918) 380,040,479,631 6. Obligasi Pindo Deli I Tahun 1997 Seri B 30-Oct-12 Amortization (6,173,510,498) 75,486,529,532 7. Obligasi Indosat II Tahun 2002 Seri B 06-Nov-12 Buyback (200,000,000,000) - 8. Sukuk Ijarah Metrodata Electronics I Tahun 2008 09-Nov-12 Buyback (4,500,000,000) 90,000,000,000 9. Obligasi II Bank Lampung Tahun 2007 09-Nov-12 Mature (300,000,000,000) - 12-Nov-12 Amortization (18,959,297,523) 123,872,703,653 10. Efek Beragun Aset Danareksa SMF II - KPR BTN Kelas A 11. Obligasi Clipan Finance Indonesia III Tahun 2011 Seri A 13-Nov-12 Mature (248,000,000,000) 12. Efek Beragun Aset Danareksa BTN 02- KPR Kelas A 27-Nov-12 Amortization (31,654,599,536) 13. Obligasi Bentoel I Tahun 2007 27-Nov-12 Mature (1,350,000,000,000) - 14. Obligasi Ciliandra Perkasa II Tahun......

Words: 115498 - Pages: 462

Derivatif

...kontrak di atas tidak memerlukan investasi awal, dan bisa mendatangkan keuntungan dan kerugian bagi pihak yang berkontrak. Keuntungan dan kerugian itu baru akan diketahui di masa yang akan datang, yaitu setiap tanggal 30 juni dan 31 Desember selama tiga tahun ke depan. Tes Formatif 6.1 1) Berikut ini adalah contoh-contoh transaksi derivatif, kecuali... . a. Bank B membeli dolar dengan kurs Rp 9.500/dolar, setelmennya 3 bulan yang akan datang b. Bank C dan Bank D akan tukar menukar bunga LIBOR dengan bunga tetap 8%, 6 bulan yang akan datang c. Bank A membeli satu juta dolar secara tunai dengan kurs Rp 9.500/dolar, dan menjualnya satu jam kemudian dengan kurs Rp 9.600 per dolar d. Bank E menandatangani kontrak untuk membeli Obligasi X dengan tiga bulan yang akan datang dengan harga 95% dari nilai par 2) Salah satu karakteristik transaksi derivatif adalah... . a. mengandung risiko yang besar, sehingga memerlukan investasi yang besar untuk bertransaksi b. tidak memerlukan/hanya sedikit investasi awal untuk bertransaksi, dibanding transaksi non derivatif dengan potensi keuntungan/kerugian yang sama c. waktu penyelesaian transaksi adalah segera, yaitu pada hari ditandanganinya kontrak d. merupakan kontrak beli/jual valuta asing dengan kurs yang ditentukan di masa yang akan datang 3) Bank A membeli USD 1.000.000 dengan kurs Rp 9.700 dari Bank B yang penyerahannya akan dilakukan 6 bulan yang akan datang. Dalam transaksi di atas... . a.......

Words: 8381 - Pages: 34

Eternet

... Pinjaman yang diterima dari suatu lembaga di luar negeri yang disalurkan melalui pemerintah sebelum diterima oleh bank pelaksana. Bank Gunadarma mendapat pinjaman melalui pemerintah RI dari Bank of Japan sebesar Rp 12 Milyar D : Bank Indonesia – Giro Rp 12.000.000.000,00 K : Pinjaman yang Diterima – TSL Rp 12.000.000.000,00 • TRANSAKSI OBLIGASI Bank Gunadarma menerbitkan 100 lembar obligasi dengan @ Rp. 1.000.000,- suku bunga 12%pa. D : Kas Rp. 100.000.000,00 K : Hutang obligasi Rp. 100.000.000,00 Setiap tanggal jatuh bunga tiap bulan, Bank Gunadarma harus menyisihkan bunga sebesar 1% atau 1 juta dan ditempatkan pada rekening titipan sampai pemegang obligasi menjual kembali kepada bank. D : Biaya Bunga Obligasi Rp. 1.000.000,00 K : Hutang bunga obligasi Rp. 1.000.000,00 Bila Tn Dennis pemegang obligasi, yang juga nasabah Bank Gunadarma Pusat hendak mencairkan 10 lembar obligasinya setelah melewati tanggal jatuh bunga maka jurnalnya adalah . D : Hutang Bunga Obligasi Rp. 1.000.000,00 D : Hutang Obligasi Rp. 10.000.000,00 K : Giro – Tn Dennis Rp. 11.000.000,00 • PINJAMAN UNTUK PEMBIAYAAN BERSAMA Bank Gunadarma ingin membiayai sebuah proyek sebesar Rp 300 M, untuk memenuhi kebutuhan dana ini telah bersedia dua bank lain yaitu Bank BNI dan Bank BCA dengan masing-masing sumbangan modal Rp 100 M. D : Bank BCA – Giro Rp 100.000.000...

Words: 4719 - Pages: 19

Accounting Thesis

...BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Obligasi adalah utang jangka panjang yang akan dibayar kembali pada saat jatuh tempo dengan bunga yang tetap jika ada. Obligasi sering dipandang sebagai investasi yang relatif aman, tetapi tidak tertutup kemungkinan investor mengalami kerugian baik yang berasal dari faktor diluar kinerja perusahaan maupun faktor internal perusahaan, misalnya risiko dana jatuh tempo tidak terbayar tepat waktu (Brigham,Gapenski, dan Daves., 1999). Fenomena di Indonesia terjadi beberapa emiten yang mengalami gagal bayar (default) kebetulan memiliki peringkat layak investasi (investment-grade). Tahun 2009, obligasi gagal bayar (default risk) terjadi pada perusahaan yang cukup populer bagi masyarakat. PT. Mobile-8 Telecom Tbk. yang menerbitkan Bond I Year 2007, telah gagal bayar 2 kali untuk kupon 15 Maret 2009 dan 15 Juni 2009 dengan obligasi senilai Rp 675 Miliar yang jatuh tempo Maret 2012 (Kompas, 9 Februari 2010). Per Juni 2008 dan 2009, peringkat obligasi PT. Mobile-8 Telecom Tbk. pada Indonesia Bond Market Directory adalah idBBB+. Per Juni 2010, peringkatnya diturunkan menjadi idD. Selanjutnya ada Davomas International Finance Company Pte. Ltd., anak usaha PT. Davomas Abadi Tbk. produsen kakao dan bubuk coklat terbesar di Indonesia, gagal membayar kupon obligasi bernama Guaranteed Senior Secured Notes periode 8 Mei 2009 sebesar 13,09 juta dolar yang jatuh tempo 2011 sebesar 238 juta dolar. Ada lagi obligasi Blue Ocean Resources Pte. Ltd., anak......

Words: 924 - Pages: 4

Investment

...berpenghasilan menengah ke atas akan bersedia mencoba merk lama kita. KU : Saudara mempunyai point yang bagus di sini. Ya, kita harus menggunakan merk baru untuk melayani segmen pasar baru. Kita bisa mulai investasi dengan jumlah yang tidak terlalu besar. Apabila perlu kita dapat menerbitkan obligasi untuk membiayai investasi ini. Ingat bahwa perusahaan kita merupakan perusahaan dengan ekuitas 100%. Bagaimana pendapat saudara DK? DK : Tentu kita dapat menerbitkan obligasi. Mudah-mudahan dengan kondisi keuangan kita calon pemodal akan mudah menyerap tawaran obligasi kita. Kita bisa minta perusahaan pemeringkat untuk menilai obligasi kita, tetapi saya kira kita akan memperoleh minimal peringkat single A. DP : Dengan peringkat itu, berapa coupon rate yang dapat kita tawarkan? DK : Sesuai dengan obligasi-obligasi sekelas, coupon rate akan sekitar 12,5%. DP : Tetapi investasinya akan bersifat sangat jangka panjang. Dapatkah kita menerbitkan obligasi dengan tenor yang sangat panjang? DK : Saya kira lebih baik kita menerbitkan obligasi dengan jangka waktu lima tahun. Cara semacam itu merupakan praktek yang biasa dilakukan di bisnis. Kita selalu bisa memperpanjang atau menerbitkan obligasi baru pengganti obligasi yang lama apabila kita masih memerlukan dananya. Berapa banyak investasi yang bapak perkirakan bapak KU? KU : Marilah kita mulai dengan angka Rp 100 miliar. Jumlah ini kira-kira separoh jumlah investasi kita saat ini. Bagaimana menurut pendapat saudara DP? DP......

Words: 3705 - Pages: 15

Hmmm

...BIAYA MODALL KASUS 1 Obligasi dikeluarkan dengan harga nominal per lembar Rp 12.000 dengan umur ekonomis 10 tahun. Hasil penjualan obligasi bersih yang diterima sebesar Rp 11.600. Bunga atau kupon obligasi pertahunnya 5% . Berapakah besarnya biaya obligasi tersebut? Penyelesaian: 1. Metode Shortcut (atas dasar kira-kira) a. Dengan rata-rata yang tersedia yang akan digunakan selama 10 tahun : 11.600 + 12.000 = 11.800 2 b. Biaya ektsra sebesar Rp. 200 (yaitu selisih antara dana yang diterima dengan jumlah dana yang harus dibayar setelah 10 tahun). Bila biaya ekstra tersebar merata 10 tahun maka biaya ektsra adalah Rp 40 (yaitu Rp 40010) ditambah pada bunga yang dibayarkan setiap tahunnya selama 10 tahun adalah sebesar Rp 600 ( yaitu 5% x Rp. 12.000) sehingga berjumlah Rp 640. c. Menghitung prosentase biaya tahunan rata-rata dsri jumlah dana rata-rata yang tersedia. Biaya bunga sebelum pajak : 64011.800 x 100% = 5,42% d. Biaya obligasi juga dapat dihitung dengan rumus pendapatan obligasi yaitu: Kd= c+f-pnp+f2 Kd= 0,06+12.000-11.6001011.600+12.0002 Kd = 600 + 12.000-11.600 10 11.600 +12.000 2 Kd = 600 + 40 11.800 = 640 11.800 = 0,0542 = 0,0542x100% = 5,42% 2. Metode pendekatan Present Value (PV) atau Metode Accurate Metode ini mencari tingkat bunga yang menjadikan nilai sekarang dari pembayaran bunga tahunan sebesar Rp 600 + pembayaran akhir sebesar Rp 12.000 sama dengan nilai sekarang dari penerimaan sebesar Rp......

Words: 733 - Pages: 3

Publicity

...BIAYA MODAL. Pengertian Biaya Modal. Biaya modal (coc) merupakan biaya yang harus dikeluarkan atau dibayar oleh perusahaan untuk mendapatkan modal yang diguna-kan untuk investasi perusahaan. Modal : 1. Hutang Obligasi. 2. Saham Preferen. 3. Saham Biasa. 4. Laba ditahan. Konsep biaya modal penting dalam pembelanjaan perusahaan, karena dapat dipakai untuk menentukan besarnya biaya yang secara riil harus ditanggung oleh perusahan untuk memperoleh modal dari berbagai sumber. Konsep perhitungan biaya modal dapat dilakukan dengan menggunakan konsep rata-rata tertimbang (wacc) dari keseluru-han modal yang digunakan didalam perusahaan. WACC sifatnya “explicit”, sama dengan “discount rate” yang dapat menjadikan PV dari modal neto yang diterima perusahaan sama dengan PV dari semua biaya yang harus dibayarkan karena penggunaan modal tersebut. Biaya yang harus dibayar : 1. Pembayaran Bunga. 2. Pembayaran dividen. 3. Pembayaran angsuran pokok pinjaman atau “principal”. Biaya modal dapat diukur dengan “rate of return” minimum dari investasi baru yang dikeluarkan perusahaan, dengan asumsi bahwa tingkat risiko dari investasi baru sama dengan risiko dari aktiva yang dimiliki saat ini. BIAYA MODAL SECARA INDIVIDUAL. Biaya Modal dari Hutang Perniagaan. Biaya modal ini bersifat explicit, karena perusahaan gagal mem-bayar pada tepat waktu, sehingga kehilangan kesempatan untuk mendapatkan discount. Cash Discount Cod = x 100% ...

Words: 1588 - Pages: 7